twitter




Judul Buku          : If High School Is A Game, Here’s How To Break The Rules: Sepuluh Aturan Untuk     Menikmati Masa Remaja Dengan Mulus dan Menyenangkan
Penulis                 : DR. Chérie Carter-Scott, Ph.D
Penerbit               : PT. Gramedia Pustaka Utama
Edisi                    : I, Mei 2004
Tebal                   : 176 + xi Halaman

Masa remaja adalah tahun-tahun yang penuh tantangan dan perubahan, banyak yang terjadi dengan cepat sehingga banyak remaja yang tidak menyadarinya. Seakan hal itu belum cukup sulit, semua orang di sekeliling mereka juga berubah dengan kecepatan yang sangat tinggi. Tanpa perlu dikatakan lagi, masa ini bisa menjadi masa yang menakutkan dan sulit bagi remaja.
Suka atau tidak suka, tantangan dan perubahan pada  masa remaja akan tetap terjadi dan itu sangat drastis. Tinggal bagaimana para remaja menghadapinya, itu akan berpengaruh pada kebahagiaan mereka.
 Sebenarnya, tantangan dan perubahan yang terus terjadi pada masa remaja dapat dengan mudah diatasi oleh remaja jika mereka mampu menyadari dan menerima perubahan-perubahan serta tantangan yang ada, bukannya memberontak.
Buku If High School Is A Game, Here’s How To Break The Rules hadir dengan sepuluh aturan menikmati masa remaja dengan mulus dan menyenangkan sangat pas untuk menjawab semua ketakutan remaja akan masa-masa sulit yang akan atau sedang dialaminya. Penulisnya, DR. Chérie Carter-Scott, Ph.D telah melakukan pendekatan intern pada ratusan remaja bahkan juga telah membantu mereka melewati masa-masa sulitnya sebelum akhirnya merangkum semua itu dalam satu buku. Itulah yang menjadi salah satu keunggulan buku ini dibandingkan dengan yang lainnya.
Umumnya, remaja merasa dekat dan tertarik dengan apa yang disajikan Chérie dalam bukunya karena persoalan-persoalan yang diangkatnya sangat sederhana dan memang benar itu yang dialaminya oleh remaja sekarang. Selain itu, Chérie juga menawarkan saran-saran ataupun penyelesaian dari setiap persoalan yang ada dengan sangat cerdas dan mudah sekali untuk dimengerti. Dengan demikian, sepuluh aturan yang diberikan Chérie dalam buku ini sangat bagus dan juga menawarkan cara-cara praktis dan realistis untuk menjalani kehidupan, khususnya pada masa remaja.
Agaknya buku ini benar-benar sangat sempurna karena Chérie juga sangat lihai memvariasikan isi bukunya, yaitu dengan menyertakan beberapa kisah nyata sebagai pelengkap pada pembahasan satu topik yang sedang diperbincangkannya, malah terkadang menyelipkan kisah nyata lainnya sebagai pembanding. Sungguh menarik bukan?
Dan yang tak kalah menariknya lagi, buku ini ditulis dengan bahasa simpel yang tentunya memudahkan pembaca untuk memahami dengan cepat isi buku serta dihiasi beberapa kata anonim yang juga mudah untuk direnungkan oleh si pembaca.



Binjai, 27 Nopember 2011
XII- IPA- 1, SMA Negeri 2 Binjai’11



Sebuah Surat Untuk Bapak/Ibu Guru SMA N 2 MODEL Binjai 2010

Ada sebuah kekuatan jika kau melihat ke dalam hatimu
Janganlah kau merasa takut
Ada sebuah jawaban jika kau meraih jiwamu
Kesedihan yang kau rasa akan segera berlalu
Bapak dan Ibu Guru tercinta,
Bapak dan Ibu Guru tercinta,
        Kata pertama yang akan saya tuliskan ialah “Selamat Ulang tahun”. Saya berharap Bapak/Ibu Guru sehat selalu. Saya tidak tahu apa yang harus saya sampaikan padamu dalam surat ini. Kritikankah atau pujiankah atau ucapan terimakasihkah? Tapi saya tidak akan peduli pada itu semua karena saya hanya ingin menuliskan lalu menyampaikannya padamu, inilah curahan hatiku Ketapang Kencanaku.
Bapak/Ibu Guru tercinta, bolehkah saya memanggilmu Ketapang Kencana?
        Bagi saya, ketapang kencana itu seperti emas yang akan tetap berkilau dan tak pernah pudar dimanapun ia terletak. Jika saya kesepian, saya selalu menatap ketapang kencana dalam khayalan saya. Melihatnya yang tinggi, rapuh, dan rindang apalagi warna emasnya membawa kedamaian tersendiri dalam hati saya.
        Ketapang Kencan, adakah engkau tahu kalau hati ini pernah kecewa, kecewa disaat dirimu tak ada, disaat dirimu murung, disaat engkau kehilangan semangat, disaat engkau tak seperti dulu lagi? Adakah engkau tahu itu? Saya bukanlah orang munafik yang selalu mengatakan saya bangga padamu.
        Saat saya menuliskan surat ini ada suatu kebanggaan dalam hati saya. Saya sangat senang dengan dirimu. Dulu, waktu saya masih berumur lima tahun, saya ingat sekali saya sangat senang bermain sekolah-sekolahan bersama sepupu saya dan saya selalu menjadi gurunya. Waktu itu, saya berharap agar besar kelak saya dapat menjadi seorang guru, sama seperti ibu saya di rumah.
        Hingga surat ini saya tuliskan, saya masih belum tahu mengapa Ketapang Kencanaku mau menjadi seorang guru? Saya ingin bertanya kenapa engkau selalu berusaha tersenyum dan terus mengajar di depan kelas padahal hatimu selalu gundah? Ketika guru disalahkan oleh semua orang karena muridnya tidak lulus, saya ingin menangis, apa yang Ketapang Kencanaku rasakan?
        Ketapang Kencanaku, aku memang tak pernah marah padamu karena aku tahu aku tak layak marah padamu. Aku juga tak pernah menyalahkanmu karena aku tahu kau tak kan pernah salah, tapi aku pernah kecewa padamu saat engkau tak memperhatikan kami lagi, dan aku tahu engkau punya alasan untuk itu semua.
         Terakhir kali dalam surat ini, saya ingin mengucapkan padamu terimakasih untuk selama ini, terimakasih untuk pengorbananmu, dan terimakasih untuk senyum dan semangat baru yang selalu engkau berikan pada kami. Saya berharap engkau terus bersinar seperti Ketapang Kencanaku yang selalu memberi kedamaian bagi siapa saja yang melihatnya.
Selamat Ulang Tahun Ketapang Kencanaku!


Binjai, (30/7)
             Salah satu upaya yang dilakukan oleh Ikatan Alumni SMAN 2 Binjai dalam membangun semangat kebersamaan dan kepedulian sebagai alumni SMAN 2 Binjai ialah dengan menyelenggarakan kegiatan Reuni Akbar SMAN 2 Binjai yang didahului dengan beberapa rangkaian kegiatan pra Reuni Akbar. Rangkaian kegiatan tersebut ialah Gerak Jalan Santai pada Minggu (17/7), Pengobatan Gratis dan Donor Darah pada Sabtu (30/7), sementara puncak Reuni Akbarnya berlangsung pada Sabtu (3/9) mendatang.
          “Tujuan daripada diselenggarakannya Reuni Akbar ini ialah untuk membangun silahturahmi antara alumni SMAN 2 Binjai. Setelah Reuni Akbar ini berlangsung, rencananya masih akan diadakan reuni per angkatan, dimulai dari angkatan 79 sampai angkatan 2011 dan seterusnya.” jelas Ir. Rencana Muli Sitepu di sela-sela kegiatan Pengobatan Gratis dan Donor Darah yang berlangsung di SMAN 2 Binjai pada Sabtu (17/7) lalu.
               Di tempat yang sama, ketua panitia Reuni Akbar SMAN 2 Binjai, Ir. Ayub Saiful juga mengatakan bahwa acara Reuni Akbar ini adalah wujud kepedulian para alumni untuk SMAN 2 Binjai sekaligus sebagai motivasi bagi adik-adik yang masih bersekolah di SMAN 2 Binjai untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama SMAN 2 Binjai.

Ikatan Alumni SMAN 2 Binjai
             “Mengabdi itu tidak harus menduduki  jabatan di pemerintahan. Dengan membangun semangat kebersamaan dan kepedulian sebagai alumni SMAN 2 Binjai, saya kira saya telah mengabdikan diri saya untuk kepentingan bersama. Saya sangat bangga bisa bersekolah di SMAN 2 Binjai!” ujar Dr. Suheldi, S.E, M.M selaku ketua umum Ikatan Alumni SMAN 2 Binjai.
                Mengabdikan diri dengan membangun semangat kebersamaan dan kepedulian sebagai alumni inilah yang menjadi dasar pelaksanaan Reuni Akbar SMAN 2 Binjai. Bung Heldi beserta rekan-rekannya sesama alumni memiliki pandangan yang sama akan wujud pengabdian itu sendiri. Bagi mereka dengan menyatukan seluruh alumni SMAN 2 Binjai melalui semangat kebersamaan dan kepedulian tersebut merupakan pengabdian terbesar yang pernah mereka lakukan untuk sekolahnya, SMAN 2 Binjai.
                Akhirnya atas dasar semangat kebersamaan dan kepedulian bersama sebagai alumni, terbentuklah Ikatan Alumni SMAN 2 Binjai pada tanggal 31 Agustus 2010 silam yang diketuai Dr. Suheldi, S.E, M.M. Lantas, sampai di situ sajakah semangat itu menyala? Tidak. Semangat kebersamaan yang menyala itu mulai merambat dan membakar alumni-alumni lain hingga akhirnya terbentuklah suatu acara yang sangat besar yang mungkin pertama kali yang pernah diadakan di Sumatera Utara, yaitu Reuni Akbar SMAN 2 Binjai untuk seluruh angkatan yang terhitung ada sekitar 33 angkatan.
                Tidak hanya itu saja, sebelum pelaksanaan puncak Reuni Akbar  tersebut, panitia reuni yang diketuai oleh Ir. Ayub Saiful ini juga telah merancang beberapa rangkaian acara pra reuni sebagai bakti sosial alumni SMAN 2 Binjai sekaligus juga untuk mensosialisasikan puncak Reuni Akbar, (3/9).  Seperti kebanyakan acara reuni akbar, tidak biasanya didahului oleh rangkaian acara pra reuni, tapi Reuni Akbar yang menghabiskan dana sekitar 591 juta ini sangat berbeda dari reuni akbar lainnya. Pada dasarnya Reuni Akbar ini bertujuan untuk memperat silahturrahmi antar alumni dalam meningkatkan kesejahteraan alumni SMAN 2 Binjai. Dana tersebut diperoleh berdasarkan dana partisipasi dari para alumni SMAN 2 Binjai sendiri.  Jadi, terlihat jelas bahwa semangat kebersamaan dan kepedulian tersebut telah mampu mensolidkan rasa persaudaraan di antara alumni SMAN 2 Binjai yang tersebar di seluruh nusantara maupun di luar.

Gerak Jalan Santai, (17/7)
                Salah satu rangkaian kegiatan pra Reuni Akbar tersebut ialah Gerak Jalan Santai yang telah dilaksanakan beberapa waktu lalu dengan rute perjalanan Tanah Lapang Merdeka Binjai-SMAN 2 Binjai dan diisi dengan acara Lucky Draw. Inilah kegiatan pra reuni pertama yang diharapkan mampu menjadi media sosialisasi Reuni Akbar.
               “Gerak Jalan Santai inilah yang menjadi tonggak kesuksesan acara kita pada (3/9) mendatang,” ujar salah seorang panitia Reuni Akbar SMAN 2 Binjai.
                 Sepanjang kegiatan berlangsung, para peserta yang berkisar 3000 orang ini, sebagian besar ialah alumni dari masing-masing angkatan. Mereka tampak bersemangat melantunkan yel-yel Reuni Akbar SMAN 2 Binjai, meskipun sebagian besar alumni telah berusia di atas 40 tahun. Adapun yel-yel Reuni Akbar tersebut ialah:
                “Halo-halo Smanda, sekolah kita semua. Halo-halo Smanda, sekolah kita bersama. Sudah lama kita tidak berjumpa dengannya, sekarang dalam acara reuni ini kita jumpa kembali. Smanda, Yes! Smanda, Luar Biasa!!”

Pengobatan Gratis dan Donor Darah, (30/7)
                  Setelah Gerak Jalan Santai, menyusullah kegiatan bakti sosial pra Reuni Akbar, yaitu Pengobatan Gratis dan Donor Darah yang dilaksanakan di SMAN 2 Binjai. Ada sekitar 300 orang lebih, termasuk alumni dari masing-masing angkatan serta masyarakat sekitar wilayah SMAN 2 Binjai yang ikut berpartisipasi pada pengobatan gratis dan donor darah. Kegiatan bakti sosial ini berlangsung pada pukul 08.00 hingga 14.00 WIB. Pengobatan gratis diberikan kepada masyarakat kurang mampu yang berada di sekitar wilayah SMAN 2 Binjai. Mereka didata oleh Kepala Lingkungannya dan diberi kupon  untuk berobat gratis.
                 Menurut Bpk. Rustaman, warga sekitar yang beralamat di Jln. Semarang Binjai, Lingkungan Bengkelis, acara pengobatan gratis ini sangat baik sekali dan belum pernah ada yang melaksanakannya dalam rangka Reuni Akbar. Kegiatan ini benar-benar sangat membantu masyarakat umum yang kurang mampu.
                 Selain pengobatan gratis, kegiatan bakti sosial donor darah juga langsung disambut hangat oleh alumni SMAN 2 Binjai. Dengan segera mereka mendonorkan darahnya, bahkan ada beberapa pendonor yang berasal dari masyarakat umum. Kegiatan donor darah ini berkerja sama dengan PMI cabang Binjai dan Medan.
                 Tidak semua orang bisa mendonorkan darahnya. Mereka yang ingin mendonorkan darahnya harus memenuhi beberapa persyaratan terlebih dahulu, diantaranya yaitu telah berusia 17 tahun ke atas dan sedang berada dalam kondisi yang sehat serta tidak mengidap penyakit, seperti AIDS/HIV, Hepatitis, dll. Jika telah memenuhi syarat, barulah pendonor diperbolehkan untuk mendonorkan darahnya. Setelah mendonorkan darah, pendonor akan diberikan suplemen vitamin tubuh untuk menjaga kondisi tubuhnya agar tetap prima. Selanjutnya, darah hasil donor tersebut akan disimpan di PMI cabang Medan lalu didistribusikan pada rumah sakit-rumah sakit yang membutuhkannya.
               “Mungkin kita tidak punya uang untuk disumbangkan, tapi kita punya darah yang dapat dimanfaatkan untuk menyelamatkan manusia,” ujar Ibu Rohana Sami dari PMI cabang Binjai.
                Beliau juga mengatakan bahwa kegiatan ini benar-benar membantu PMI dalam menjaga persediaan kantung darah karena menjelang bulan Ramadhan biasanya para pendonor sangat sepi.

Bazar dan Puncak Reuni Akbar Alumni SMAN 2 Binjai, (3/9)
                 Bersamaan dengan puncak Reuni Akbar,  panitia juga menggelar bazar yang bertempat di SMAN 2 Binjai. Rencananya puncak Reuni Akbar SMAN 2 Binjai akan dihadiri sekitar 5000 orang. Pada puncak Reuni Akbar ini pula akan diserahkan beasiswa kepada 100 orang alumni  yang kurang mampu dan berprestasi.
                Selanjutnya, panitia Reuni Akbar SMAN 2 Binjai ini berharap untuk ke depannya akan semakin banyak lagi alumni-alumni dari angkatan yang akan datang yang memiliki semangat kebersamaan dan kepedulian agar kiranya rasa persaudaraan yang telah terbentuk tidak akan sirna begitu saja sehabis acara Reuni Akbar ini. Mereka juga berharap akan partisipasi dari alumni lain yang mungkin belum ikut bergabung dalam Ikatan Alumni SMAN 2 Binjai.

Binjai, 30 Juli 2011